MIFTAHUSSUDUR JL.JEND.SUTOYO Gang 01 SAWANGAN,PURWOKERTO Contact Person,Email:TQN_Banyumas@yahoo.co.id
BERKUMPULKARENA CINTA, BERTEMU KARENA MAHABAH, BERSATU KARENA UKHUWAH TQN
Jumat, 09 April 2010
KERAMAT SEORANG WANITA
Pada suatu hari guru agama ini pergi ke tepi sungai Dajlah bersama-sama anak wanita tadi untuk jalan-jalan. Ketika guru itu duduk sambil beristirahat, anak wanita tadi bermain-main di tepi sungai dan tidak di sedari bahawa anak itu telah turun ke dalam sungai itu. Setelah di sadari oleh guru itu dan belum sempat guru itu menarik anak itu ke darat, tiba-tiba anak itu tenggelam ke dalam sungai. Dengan perasaan cemas guru itu mencari-cari anak itu tetapi tidak ketemu. Setelah puas mencari guru itu tidak dapat berbuat apa-apa dan beliau berfikir mungkin anak itu telah mati dan di bawa arus.
Guru tersebut merasa menyesali perbuatannya kerana mengajak anak tersebut jalan-jalan di tepi sungai. Fikirannya buntu tidak dapat memikirkan bagaimana untuk memberitahu ibu anak tersebut tentang ini, dia takut dimarahi oleh wanita itu. Dengan perasaan yang tidak menentu itu, tiba-tiba ia teringat tentang syeikh Sariy seorang ulama tempat ibu anak itu mengaji, mungkin syeikh tersebut bisa membantu menyelesaikan masalah ini. Tanpa membuang waktu guru itu pergi kerumah Syeikh Sariy untuk memohon bantuannya menyelasaikan masalah tadi.
Setibanya di sana Guru itu menceritakan kepada Syeikh Sariy bahwa anak wanita itu hilang tenggelam dia memohon supaya mencari jalan bagaimana untuk memberitahu ibunya tentang kehilangan anaknya. Syeikh Sariy mengajak kawannya Al-Junid yang kebetulan berada disitu untuk pergi ke rumah wanita itu dan sama-sama membantu supaya wanita itu tidak mengamuk atau marah pada guru yang membuat anaknya tenggelam
Ketika tiba di rumahnya Syeikh Sariy dan Al-Junid mengajarinya tentang kesabaran yang perlu dihadapi kerana ia adalah kehendak Allah, suatu musibah yang menimpa adalah takdir Allah semata-mata. Wanita itu heran dengan tingkah laku Syeikh Sariy dan kawannya Al Junid. Wanita itu berkata kepada Syeikh Sariy "Apakah sebenarnya yang terjadi? sehingga tuan-tuan menceritakan tentang sesuatu yang telah saya ketahui". Syeikh Sariy berterus terang dan menceritakan tentang hilangnya anaknya yang telah tenggelam ke dalam sungai ketika anaknya bermain-main bersama-sama gurunya di tepi sungai Dajlah
Mendengar keterangan tersebut wanita itu berkata dengan perasanan tenang "Insya Allah, Tuhan tidak akan melakukan yang demikian kepada aku". Wanita itu mengajak mereka supaya menunjukkan tempat kehilangan anaknya. Mereka menuju ke tebing sungai dan ketika sampai di sana guru itu menunjukkan tempat anaknya tenggelam. Kata wanita itu "Apakah kamu yakin anakku hilang di sini" Jawab guru itu "Benar di sinilah dia tenggelam dan saya tidak sempat untuk mememegang tangannya ketika ia tenggelam". Lalu wanita itu menyeru nama anaknya "Hai anakku Muhamammad" beberapa kali, tidak lama kemudian anaknya menjawab "Ibu, Saya ada disini". wanita itu terus turun kedalam sungai lalu mengulurkan tangannya ke dalam air untuk menarik anaknya. Syeikh Sariy, Al Junid dan Gurunya hanya tertegun melihat keajaiban yang terjadi di hadapan matanya. Syeikh Sariy berkata "jika kita memberitahu kepada orang, tentu mereka tidak percaya". Jawab Al Junid "Benar kata tuan, keajaiban tidak diperolehi oleh semua orang, kecuali mereka yang benar-benar takwa dan patuh kepada Allah, maka Allah akan mengaruniakan kelebihan kepada mereka"
Wanita tadi memeluk anaknya dangan penuh kegembiraan. Mereka pergi dari situ untuk pulang kerumahnya dan tinggallah Syeikh Sariy, Al Junid dan Guru di situ. mereka berbincang-bincang tentang keramat yang diberikan Allah kepada wanita itu. Syeikh Sariy berkata "Wanita itu telah mendapat alamat bahwa anaknya masih hidup ketika berkata Allah tidak akan melakukan yang demikian kepadanya" Mereka bertiga pun pulang dari situ dengan membawa kenangan yang tidak dapat di lupakan dan mereka bersyukur kepada Allah diatas kebesaran dan kekuasaan-Nya dan segala yang terjadi di permukaan muka bumi ini adalah atas ketentuan-Nya
AHLI DZIKIR TIDAK TAKUT ALAM KUBUR

Berbahagialah kita yang telah mendapatkan talqin dzikir dari Pangersa Abah Anom kemudian mengamalkannya sesuai dengan petunjuk dan tuntunan serta bimbingan Beliau. Karena Allah SWT. berfirman dalam surat al-Ahzab : 35 : "Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu'min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta`atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu`, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar." Jangan hanya ampunan dari Allah saja yang kita minta tapi juga ampunan dari sesama manusia karena taubat merupakan maqam pertama yang harus dilalui seseorang yang sedang menempuh perjalanan menuju Allah.
Sedangkan Nabi Muhammad SAW. dalam salah satu haditsnya bersabda : "Laisa 'alaa aHli laa ilaaHa illallaah wa khosyatun fii qubuuriHim walaa mansyariHim waka annii unzhuruu ilaa aHli laa ilaaHa illallaah waHum yanqudhuunat turooba ru-uusiHim wayaquluuna alhamdulillaaHilladzii adzHaba 'annalhazaan". Ahli Laa ilaaHa illallaah tidak akan merasa takut ketika memasuki alam kubur, tidak akan merasa takut ketika berada di alam kubur dan tidak akan merasa takut pula ketika dibangkitkan dari alam kubur. Bermacam-macam keadaan orang-orang yang dibangkitkan dari dalam kubur sesuai dengan balasan yang mereka dapatkan. Bagi ahli Laa ilaaHa illallaah ketika dibangkitkan dari alam kubur mereka membersihkan debu tanah yang menempel di kepalanya sambil berkata :alhamdulillaaHilladzii adzHaba 'annalhazaan (Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan dariku kesedihan di alam kubur).
Dzikir merupakan kebiasaan/akhlaq Rasulullah SAW. Oleh karena itu, memperbanyak dzikrullah merupakan salah satu usaha kita untuk mencontoh beliau sebagai suri tauladan. Dan di bulan Maulid ini, bulan dilahirkannya Nabi Muhammad SAW. yang mulia yang kita cintai, mari kita tingkatkan dzikir kita sehingga ada atsarnya (bekasnya) diantaranya kebersihan hati, bersih dari sifat sombong. Tidak hanya dzikirnya saja tapi juga kebiasaan/akhlaq yang lainnya seperti murah senyum, berdo'a sebelum makan, selalu bersilaturahim serta mencontoh perbuatan beliau yang selalu mendapat bimbingan dari Allah SWT.
DIA HANYA BERMAKNA SATU SAJA

ALLAH hadir di seluruh penjuru kehidupan kita.Di setiap yang kita lihat. Di segala yang kita dengar. Di persoalan-persoalan yang sedang kita pikirkan. Dan di segala sesuatu yang kita lakukan. Bahkan ALLAH juga hadir di sekujur tubuh kita. Mulai dari denyut jantung, tarikan nafas, geliat otot-otot, percikan sinyal-sinyal listrik di sel-sel saraf dan otak, serta seluruh aktivitas kehidupan kita. Kita Tidak Bisa Lari dari pandangan sang ILAAHII....Bertoubat dan selalu bertoubat dan menjalani apa yang diperintahkannya, untuk mendapatkan apa yang diinginkan kita sebenarnya....Tanpa diminta...ALLAH pun Mengerti apa isi hati di dalam Qolbu ini.Dengan Bimbingan Guru Wali Mursyid untuk selalu berpegang teguh pada Tali ALLAH...jalan menuju Toubat adalah Hidup yang penuh likuliku segala sesuatu awal mula dari suatu perjalanan menuju ILAAHII...Yang dirangkai dalam suatu Alur Cerita,Kita harus bersabar menerima segala ujian dan cobaan yang datangnya dari sang ILAAHII..segala sesuatu ada pembersihnya....walau hina sekalipun,tetap ada pembersihnya....,Pembersihnya itu adalah Dengan DZIKRULLAAH...
Maka, seluruh Jiwa raganya kini telah mengakui keberadaan ALLAH. Bukan hanya di kiblat shalatnya, tetapi ia merasakan kehadiran ALLAH di seluruh penjuru kehidupannya. Sejak bangun tidur, kemudian beraktivitas, sampai tidur kembali, ia tidak pernah bisa lepas dari keberadaan ALLAH sebagai pusat kontrol kehidupanNYA.
Hidup bagi DIA hanya bermakna SATU saja, yaitu: LAA ILAHAA ILLALLAAH Tidak ada Tuhan (di seluruh penjuru alam semesta ini) kecuali ALLAH. Yang diriNYA beserta seluruh makhluk ada di Genggaman KekuasaanNYA.Yang Tidak tergoyahkan. . . Yaitu Benteng ALLAH.Benteng Dari Segala Benteng.
Bersama Shultonu Auliya'i Fihadza Zaman Pangersah Abah Anom Syeich Ahmad Shohibul Wafa TAdjul'Arifin.Qs

Menangkap petunjuk ILAAHI Dgn Berjalan jalan ke Dunia mistik cinta, kita dibawa ke sebuah kenyataan kita yang tidak dapat di mengerti, yang berada di luar pengetahuan kami . Kita harus belajar untuk mendengarkan dan tanggapan dari tempat ketidaktahuan-untuk menjadi cangkir kosong. Ini adalah sikap yang sangat berbeda dari yang dituntut oleh dunia luar, yang mengharuskan kita bertindak dari tempat mengetahui dan memahami.Dengan Bermimpi adlah suatu Petunjuk yg dapat membantu untuk membangkitkan bagian dari otak kita yang bisa merespon tanpa prasangka.
TALQIN DZIKIR SAHABAT ROSULULLOH
Syaikh Abdul Qadir berkata, ”Kalimat tauhid akan sulit hadir pasda seorang individu yang belum di talqin dengan zikir bersilsilah kepada RasulluLlah oleh Mursyidnya saat menghadapi sakaratil maut”.
Karena itulah Syaikh Abdul Qadir selalu mengulang-ulang syair yang berbunyi : Wahai yang enak diulang dan diucapkan (kalimat tauhid) jangan engkau lupakan aku saat perpisahan (maut).
Kamis, 08 April 2010
KEDUDUKAN SYEIKH AHMAD SHOHIBUL WAFA TAJUL ARIFIN QS. (ABAH ANOM) PANDANGAN ULAMA BESAR DARI MEKKAH SAYYID MUHAMMAD BIN ‘ALAWI AL-MALIKI AL-HASANI RA
KEDUDUKAN SYEIKH AHMAD SHOHIBUL WAFA TAJUL ARIFIN QS. (ABAH ANOM) PANDANGAN ULAMA BESAR DARI MEKKAH SAYYID MUHAMMAD BIN ‘ALAWI AL-MALIKI AL-HASANI RA
KEDUDUKAN SYEKH AHMAD SHOHIBUL WAFA TAJUL ARIFIN QS. (ABAH ANOM) PANDANGAN ULAMA BESAR DARI MEKKAH SAYYID MUHAMMAD BIN ‘ALAWI AL-MALIKI RA
SYEKH AHMAD SHOHIBUL WAFA TAJUL ARIFIN
Kisah ini diambil dari majalah nuqthoh terbitan yang no 9 tanggal 26 januari 2010 M, hal 32 dengan judul “Mengenal Abah Anom melalui pandangan batinnya” .
MENGAKUI KEMULIAAN ABAH ANOM Kurang dari 40 hari menjelang wafatnya Beliau Sayyid Muhammad Al-Maliki ra. Salah seorang santrinya asal garut bernama KH. Dodi Firmansyah ditanya oleh almarhum. Kiyai muda asal Garut tersebut terperanjat saat al-‘alamah tersebut m,enanyakan sosok guru yang telah menanamkan kalimat agung dilubuk hatinya. Lebih terkejut lagi saat Ulama tersebut “tercekat” sewaktu disebutkan nama Syekh Ahmad Shohibul wafa Tajul ‘Arifin. Secara sepontan Beliau menyebutkan bahwa Syekh ahmad Shohibul wafa Tajul ‘Arifin adalah Sulthonul Awliya fi hadza zaman ( Rajanya para wali jaman sekarang ) bahkan beliaupun menyebutkan Qoddasallohu sirrohu bukan rodliyallohu ‘anhu seperti yang kebanyakan disebutkan oleh para ikhwan. Walaupun secara dhohir Syekh Muhammad Alawy Al-Maliki belum bertemu dengan pangersa Abah namun keduanya telah mengenal di alam ruhani yang tak dibatasi ruang dan waktu.
PROFIL ATAU BIOGRAFI SAYYID MUHAMMAD BIN ‘ALAWI AL-MALIKI RA
Sayyid Prof. Dr. Muhammad ibn Sayyid ‘Alawi ibn Sayyid ‘Abbas ibn Sayyid ‘Abdul ‘Aziz al-Maliki al-Hasani al-Makki al-Asy’ari asy-Syadzili lahir di Makkah pada tahun 1365 H. Pendidikan pertamanya adalah Madrasah Al-Falah, Makkah, dimana ayah beliau Sayyid Alawi bin Abbas al Maliki sebagai guru agama di sekolah tersebut yang juga merangkap sebagai pengajar di halaqah di Haram Makki, dekat Bab As-salam.Ayah beliau, Sayyid Alwi bin Abbas Al-Maliki (kelahiran Makkah th 1328H), seorang alim ulama terkenal dan ternama di kota Makkah. Disamping aktif dalam berdawah baik di Masjidil Haram atau di kota kota lainnya yang berdekatan dengan kota Makkah seperti Thoif, Jeddah dll, Sayyid Alwi Almaliki adalah seorang alim ulama yang pertama kali memberikan ceramah di radio Saudi setelah salat Jumat dengan judul “Hadist al-Jumah” profil beliau selanjutnya bisa dibuka di alamat http://cupi-flight29.blog.friendster.com halaman atau judul Sayyid Muhammad ibn Alwi Al-Maliki
Sekilas profil KH.Dodi Firmansyah Usianya masih muda kelahiran garut tahun 1978. Sejak usia SMP ia dikenal ahli hikmah sedangkan ketertarikan dalam dunia tasawwuf ia ke Pondok Pesanttren Suryalaya sejak dimulai kelas 4 SD . Kiayi ini pernah di didik langsung oleh almarhum Al-Alamah Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki ra di mekkah selama 6 tahun. Pulang mesantren dari mekkah pada tahun 2006, kiyai ini menikah dengan Hj.Siti Fatimah putrid seorang pengusaha asal tasik Malaya dan dikaruniai putra yang diberinama M.Lutfi L. Makki Majalah Noqthoh hal. 41: Pendapat KH.Dodi tentang sosok Pangersa Abah Anom : Saya tidak bias mengungkapkannya dengan kata-kata. Cukuplah 2 pendapat Ulama kelas dunia yang mengomentarinya. Pertama ungkapan dari guru saya sendiri di mekkah, yaitu Sayyid Muhammad bin Alawy bin Abbas Al-Maliki ra. Beliau sendiri yang mengungkapkan bahwa Syekh Ahmad Shohibul wafa Tajul ‘Arifin qs. Adalah Sulthon Awliya fi Hadza Zaman dan kedua Mursyid Kammil Mukammil Thoriqoh Naqsyabandi Al-Haqqani, As-Sayyid Al-‘Alamah Al-‘Arif billah Syekh Mohammad Nazim Adil al-Haqqani, sufi kenamaan dari Cyprus yang menyebutkan Pangersa Abah (Syekh Ahmad Shohibul wafa Tajul ‘Arifin qs) adalah Sufi agung di timur jauh.
Dalam majalah sintoris (Sinar thoriqoh islam) disebutkan As-Sayyid Al-‘Alamah Al-‘Arif billah Syekh Mohammad Nazim Adil al-Haqqani ra mengatakan bahwa Syekh Ahmad Shohibul wafa Tajul ‘Arifin qs adalah wali agung ditimur jauh. hal itu pernah disampaikan juga di kampus oleh KH.Wafiuddin setelah mendampingi syekh Mohammad Nazim Adil al-Haqqani ke P.P.Suryalaya.
Bagi yang ingin berlangganan majalah tasawuf nuqthoh, sinthoris, atau tabloid tentang tasawuf robithoh.Bisa Hubungi Kiai Ayi abdul Jabbar dengan no. contak 081395124170
Rabu, 07 April 2010
RAHASIA MOLEKUL AIR YANG DIDOAKAN
Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air. Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5oC di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi.
Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata, “Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)” di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata “haha”, kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.
Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah.
Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk.
Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.
Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas. Rasulullah saw. bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu”, “Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya”. Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah … Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s.
Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air. Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya ekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari.
sumber : http://f4iqun.wordpress.com/2007/04/21/rahasia-molekul-air/
WATER CRYSTAL (hardsubbed by googletranslate)
1. Bagaimana Foto Kristal Air Diambil
Melalui ilmu getaran (hado), kami dapat foto efek air dari respon terhadap stimuli sadar. (Music, Words, foto)
Karakteristik ini dapat diambil dengan kecepatan tinggi dan fotografi mikroskop, dan ditampilkan dalam kristal indah membahana.
J kristal adalah struktur yang solid dengan tertib dikonfigurasi atom dan molekul.
Scientific Jepang Dr Masaru Emoto muncul dengan teori bahwa ketika molekul air crystallizes, air murni menjadi murni kristal, sedangkan air kejangkitan dijelekkan bentuk atau dalam banyak kasus, tidak ada kristal yang dibentuk dan memulai penelitian ini yang menjadi begitu berpengaruh dalam kita.
2. prosedur pengambilan foto kristal air
Pertama sampel air ditempatkan dalam botol kaca dan terkena informasi seperti kata-kata, gambar, musik, dan doa.
Digunakan air dari sumber air alam dari seluruh dunia serta penduduk daerah-daerah. Distilled air digunakan untuk percobaan yang melibatkan kata-kata, musik, foto dan doa.
Kemudian, ini adalah air jatuh pada lima puluh piring petri (5cm di diameter).
Karena air adalah cairan oleh alam, ia tidak stabil dan perubahan pesat.
Dalam rangka untuk mendapatkan contoh-contoh kristal es, banyak sampel yang diperlukan untuk foto di bawah sebagai kondisi stabil mungkin.
Karena itu, kami hidangan di tempat ini yang sedalam-beku freezer selama 3 jam pada suhu-25c atau lebih rendah.
3. contoh foto kristal air
Seperti yang kita dapat lihat dari contoh ini, air pasti merespon stimuli luar sebagai cermin, yang mencerminkan dan membawa kesan yang terkena itu. Bila terkena stimuli negatif, jelek membahana muncul, namun ketika stimuli positif terkena air, bentuk kristal indah.
Implikasi ini adalah benar-benar besar.
4. Apakah tujuan kalut dunia ini? Apakah di masa depan?
Kecil ini dari planet kita ditutupi dengan konflik, perpecahan rumah tangga, etnis prasangka, keadaan lingkungan, agama dan perang setiap jenis masalah dipikirkan. Siapakah yang bertanggung jawab atas semua penderitaan ini?
Setiap orang mencari jawaban dan jawabannya sangat sederhana dan efektif selama ini telah eluded kami. Individu dan masyarakat membentuk satu raksasa lautan; dengan menambahkan kami individu ini turun ke laut, kami berpartisipasi dalam pembentukan masyarakat.
Orang-orang mencari cara untuk memahami dunia ini dari kekacauan yang kita temukan
Foto-foto ini adalah penurunan yang berarti telah menciptakan sebuah suara, yang telah tersebar di seluruh dunia. Air mengajarkan kita kelezatan dari jiwa manusia dan dampak yang dapat kasih dan terima kasih ada di dunia.
Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk.
Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.
Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas. Rasulullah saw. bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu”, “Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya”. Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah … Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s.
Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air. Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya ekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang mengharuskan (baca: mewajibkan) memandikan jenazah. Tetapi kita belum melakukan zikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.
Seorang ilmuwan Jepang telah merintis. Ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan ini berdasarkan Al Quran dan hadis.